Nikmatnya Tengkleng di Kampung Halaman

Tengkleng merupakan salah satu makanan “wajib” bagi pemburu kuliner kota Solo dan sekitarnya. Gule kambing mungkin merupakan contoh yang paling dekat untuk menggambarkan cita-rasa Tengkleng bagi mereka yang belum pernah menikmatinya. Yang membedakan tentu saja adalah rasa dan kuahnya. Kuah Gule menggunakan santan kelapa, sementara Tengkleng tidak memakai santan. Jadi lumayan, sumber kolesterolnya berkurang satu!

Selain itu isi Tengkleng adalah tulang-belulang kambing dengan sedikit daging yang menempel. Sebagai lauk pelengkap, diberi sate daging, sate usus, sate jeroan, otak dan bagian organ kambing lainnya yang ikut digulai bersama tulang-tulang, seperti mata, pipi, kuping, dan kandungan (klepon).

Kenikmatan makan Tengkleng akan terasa ketika kita menggerogoti sedikit daging yang tersisa dari tulangnya atau mengisap-isap isi sumsum tulang. Hemmm. Nikmatnya.

Nah setiap aku pulang kampung halaman di Klaten atau sedang bertugas di Boyolali, tidak lupa menikmati Tengkleng ini.

Penasaran ???


About this entry